Pengalaman Berharga dalam Acara “Ahmad Bakrie Award 2012”

Pada hari minggu tepatnya tanggal 12 Agustus 2012 saya menghadiri acara malam penganugerahan Ahmad Bakrie Award yang ke-10. Pada kesempatan tersebut saya datang sebagai undangan atas peserta lomba Bloger yang diadakan oleh Bapak Anindya Bakrie yang juga sekaligus dalam rangka memperingati memperingati HUT Grup Bakrie ke 70 tahun.

Sebelumnya saya tidak menyangka karena bisa menghadiri acara prestise seperti itu, dan saya juga tidak menyangka bisa masuk ke dalam nominasi pemenang Lomba Blog, pada waktu itu saya saya menulis judul Blog saya “Jika Saya Menjadi CEO Group Bakrie, Saya Akan…”. Sebetulnya saya tidak menyangka saya bisa masuk ke dalam 20 besar, karena ini adalah pertama kali saya mengikuti lomba blog. Dalam blog tersebut saya membicarakan cita-cita saya jika menjadi seorang CEO Grup Bakrie saya akan mengembangkan perusahaan yang bergerak dalam bidang Sumber Daya Energi, karena kita ketahui negara kita tercinta sangat kaya sekali dengan sumber daya energi, sehingga apabila di kelola dengan baik kita semua bisa menjadi negara yang mandiri menjadi negara adidaya berbagai sumber daya energi dan dapat menyejahterakan seluruh warga masyarakat. Itulah cerita singkat atau awal mula bagimana saya bisa mengikuti acara Penganugerahan Ahmad Bakrie Award.

Pada tulisan kali ini saya ingin berbagi cerita dengan teman-teman semua apa saja yang saya dapatkan ketika menghadiri acara tersebut. Acara tersebut digelar di Ballroom XXI Jakarta Theater, pada pukul 17.00 wib semua sudah bersiap-siap para tamu undangan sudah berdatangan, para pengisi acara sedang melakukan persiapan terakhir sebelum pementasan, dan masih banyak lagi tampak kesibukan  dari para panitia acara tersebut. Setelah duduk di meja nomor lima adalah tempat para teman-teman pemenang kontes Blog juga dan sekitar pukul 19.00 pun acara dimulai dibuka dengan penampilan pengisi acara yang berkolaborasi antara Gugun Blues Shelter, BLP, dan juga Endah N Ressa, dibuka dengan menampilkan sebuah lagu yang berjudul “Kolam Susu” by Koes Plus. Setelah dibuka dengan penampilan Band, langsung di bacakan para pemenang Penganugerahan Ahmad Bakrie Award satu per satu, pada malam itu terdapat enam penerima penghargaan yang meraih Ahmad Bakrie Award 2012, yaitu M.Dawam Raharjdo (Pemikiran Sosial), Seno Gumira Ajidarma (Kesusastraan), Sultana M.H. Faradz (Kedokteran), Wiratman Wangsadinata (Teknologi), Tjia May On (Sains), dan Yogi Ahmad Erlangga (Ilmuan Muda Berprestasi).

Pada saat para peraih penghargaan naik ke atas podium untuk memberikan beberapa kata sambutan ada dua orang tokoh yang membuat saya sangat terkesan dengan pesan yang disampaikan oleh beliau, yang pertama adalah Bapak Tjia May On.

Beliau adalah peraih penghargan dalam bidang (Sains), beliau merupakan tokoh sains yang mendalami fisika partikel elementer, di mana mengubah pandangan dunia tentang interaksi antarmateri alam semesta dan asal-usulnya. Beliau menyampaikan pesan yang kurang lebih berbunyi seperti ini, “Cita-cita harus semakin lama, semakin tinggi”, kemudian “Riset itu Penting”. Kata beliau yang menurut saya sangat tepat, karena dalam hidup kita memang harus selalu memiliki cita-cita, karena dengan cita-citalah dalam menjalani hidup ini kita lebih termotivasi untuk melakukan yang terbaik, dan memberikan yang terbaik yang kesemuanya itu untuk tujuan hidup kita. Selain itu mengenai riset saya juga sangat setuju, mungkin bisa saya ambil contoh yang sederhana misalnya dalam  berbisnis agar sukses dalam melakukan bisnis yang kita inginkan, kita harus melakukan riset terlebih dahulu, seperti melakukan riset untuk mengetahui produk apa yang ingin kita hasilkan, siapa konsumen kita, siapa pesaing kita, dan masih banyak contoh-contoh lainnya yang mendukung pernyataan beliau bahwa  “Riset itu Penting”.

Tokoh kedua yang membuat saya terkesan adalah Yogi Ahmad Erlangga

Beliau berhasil memecahkan rumus persamaan Helmholtz, persamaan Helmholtz adalah rumus matematika yang sering digunakan untuk mencari titik lokasi sumber minyak bumi. Setelah beliau berhasil memecahkan persamaan Helmholtz, industri perminyakan bisa lebih cepat dan efisien dalam melakukan pencarian sumber minyak bila dibandingkan dengan sebelumnya. Selain itu, penemuan ini juga mampu mengurangi biaya hardware hingga 70%.  Pesan yang beliau sampaikan kurang lebih seperti ini “Penemuan berasal dari otak sehingga tidak perlu untuk dipatenkan, biarlah penemuan ini menjadi milik publik, dan dapat dilanjutkan untuk di teliti, dan di kembangkan oleh orang banyak “. Sangat luar biasa menurut saya, inilah esensi yang sesungguhnya dari sebuah ilmu pengetahuan, yaitu Sharing Knowledge, ilmu pengetahuan  untuk dibagi kepada setiap orang agar bisa bermanfaat dan berguna bagi semuanya tanpa ada persyaratan tertentu.

Sebetulnya masih banyak lagi pesan-pesan yang disampaikan oleh para peraih penghargaan yang sangat bagus, mungkin itu beberapa pesan yang bisa saya dapatkan dari kedua tokoh tersebut.

Setelah selesai acara penganugerahan Ahmad Bakrie Award 2012 selesai, saya dan teman-teman bloger tidak langsung saja pulang, karena kita bertemu dan berbincang terlebih dahulu dengan Bapak Ir. H. Aburizal Bakrie atau yang biasa disebut dengan Pak Ical dan juga bertemu dengan Bapak Anindya Bakrie. ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi saya, karena mungkin terdengar lucu hanya dengan menulis di Blog bisa bertemu dengan salah satu tokoh yang sangat luar biasa di negeri ini. 🙂

Setelah itu kami sempat juga berbincang-bincang dengan Bapak Anindya Bakrie, saya sangat terkesan dengan beliau karena menurut saya beliau orang yang sangat berkharismatik.

Menurut saya Bapak Anindya Bakrie merupakan salah satu tokoh panutan yang baik ditiru, mengapa ? karena menurut saya beliau yang masih tergolong usia muda bisa berkarya banyak, mampu memimpin perusahaan yang sudah cukup besar seperti PT Bakrie Telecom yang bergerak dalam bidang telekomunikasi dan berperan sebagai komisaris utama ANTV yang bergerak dalam bidang media penyiaran. Selain itu beliau juga orang yang ramah, hangat, dapat dilihat dari foto diatas, saya dan teman-teman sempat berbincang-bincang dengan beliau membahas Lomba Blog yang beliau selenggarakan dengan Tema “Jika Saya Menjadi CEO Grup Bakrie”. Beliau menilai ide-ide yang kami berikan sangat fresh dan mungkin bisa menjadi masukan bagi para CEO atau perusahaan untuk dapat memajukan dan mengembangkan Perusahaan Bakrie Grup kedepannya. Tentunya kita semua bisa meniru bagaimana cara beliau bisa menjadi seorang yang sukses dalam usia yang relatif masih muda, seperti contohnya lainnya ada Bapak Sandiaga Salahudin Uno atau yang lebih kita kenal dengan Sandiaga Uno, yang juga sukses mendirikan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa keuangan, kemudian ada Yoris Sebastian yang sukses dalam industri kreatif, Hendy Setiono yang lebih dikenal dengan “Kebab Baba Rafi” beliau pun sukses dengan usaha kulinernya, dan masih banyak contoh orang-orang yang terhitung relatif muda, namun mereka bisa.

Cerita singkat mengenai pengalaman saya diatas memberikan pandangan yang sangat luar biasa bagi saya, mengapa ? yang pertama adalah saya tidak menyangka karena dengan hanya menulis blog saja saya bisa bertemu dengan orang-orang yang hebat yang luar biasa dari segi pengetahuan / knowledge dan pengalaman, dan saya sangat senang bisa sharing dengan mereka semua. Kedua di dalam menghadiri acara penghargaan Ahmad Bakrie Award yang ke sepuluh, terdapat banyak orang-orang yang sangat hebat juga yang memberikan banyak nasihat untuk kemajuan baik bagi diri sendiri secara khususnya, seperti nasihat yang diberikan oleh Bapak Aburizal Bakrie yang berpesan dalam sambutan beliau adalah “freedom make opportunities, opportunities make hope, hope make future“. Kalau tidak salah, itu adalah nasihat yang diberikan oleh Alm Bapak Ahmad Bakrie. Selain itu beliau juga menyampaikan pesan yang kurang lebih berbunyi “Life is like riding a bicycle. To keep your balance you must keep moving”. dan masih banyak lagi nasihat-nasihat atau manfaat yang bisa didapatkan apabila kita berada di tengah-tengah orang hebat.

Semakin kita bisa sering bersama-sama orang hebat, maka kita bisa meniru kesuksesaannya dan bisa menjadi hebat juga. Begitulah kira-kira pesan yang juga disampaikan oleh salah satu pemenang penghargaan Ahmad Bakrie Award yaitu Bapak Dr. Yogi Ahmad Erlangga.

Semoga pengalaman yang saya dapatkan ini dapat bermanfaat bagi diri saya pribadi dan bermanfaat bagi yang lainnya.

[Apabila terdapat salah penulisan atau salah ucapan, mohon dimaafkan ].. 🙂

Let’s Share our Knowledge and Experience.. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: